Stella Adeline
18013 813 04
Jurusan DKV Animasi
Kelas LD33
Universitas Bina Nusantara Alam Sutera
Kami melakukan kegiatan bersih-bersih keempat kalinya pada hari Selasa tanggal 2 Juni 2015. Di hari terakhir ini kami membantu memasukian sampah untuk dibuat menjadi kompos, mempelajari kegiatan komposnya dan akhirnya foto bersama.
Kegiatan kita mulai jam 7 pagi seperti biasa.
Ini adalah TPS tempat kita mengumpulkan sampah.
Kami juga diajarkan oleh warga setempat cara membuat kompos yang baik. Metode yang diajarkan adalah metode kompos segitiga.
Metode kompos segitiga adalah cara untuk membuat kompos dengan sistem terowongan udara. Yaitu dengan menumpukkan daun-daun, potongan rumput, dll diatas segitiga panjang yang terbuat dari bambu atau kayu. Terowongan udara berbentuk segitiga panjang tersebut berukuran kira-kira dengan tinggi 20 cm, panjang 1,5-2 meter. Dibuat 2 buah dan diletakkan berdampingan.
Berikut langkah-langkah pembuatan:
1. Tumpuk daun-daun dan bahan lainnya di atas 1 terowongan udara dan biarkan yang satunya.
2. Tambahkan bahan dan diram dengan air secara teratur setiap hari agar tumpukan lembab.
3. Setelah bagian bawah mulai menghitam seperti tanah baliklah tumpukan ke atas terowongan udara yang satunya. Tumpuk bahan yang baru di atas terowongan yang lama.
4. Jaga kelembaban tumpukan dengan menyiram secara teratur dan biarkan selama 6 minggu hingga warnanya jadi hitam semua.
5. Setelah itu kompos telah jadi dan siap digunakan, dan bisa ditaruh dalam karung goni utnuk penyimpanan.
Setelah itu kita foto bersama dan kegiatan selesai jam 10 pagi. Kami mengucapkan terima kasih pada warga yang mau bekerja sama dengan kami dan pamit pulang.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar